Alunan..
Kucoba tuk lupakan sejenak penak di hati.. Menahan tangis yang mendera.. Berharap aku dapat melupakan semuanya.. Beberapa kali aku mencoba untuk mencempakkan rasa pedih ini.. Kucoba untuk melihat sedikit mengenai dirimu.. Membuatku merasakan bahwa aku bukanlah yang terbaik.. Aku tak mengerti apa2 mengenai duniamu.. Hanya dapat berharap bahwa aku masih sempat memelukmu..
Aku tahu, aku hanya anak kecil yang lahir dari orang tua yang pekerja.. Dan aku adalah anak tunggal yang "cerewet" dan "sangat anak2".. Aku juga tahu, banyak orang di dunia ini yang sangat amat membenciku.. Kutahu, aku hanya akan membebani perasaan dan hati orang2 di sekitarku..
Seharusnya aku sudah mati 7tahun yang lalu yah.. Kenapa Tuhan masih mau nyelametin aku.. Padahal aku rela mati di kota impian itu..
Ga ada orang yang mau mengharapkan aku.. Aku cuma bisa bikin orang marah, kecewa, emosi, bingung, berdebat, dendam, dll..
Apa aku memang hanya dapat menjadi orang yang tak berguna..? Yang hanya dapat menghabiskan uang orangtuaku, yang hanya membuat mamaku marah setiap hari karna aku lupa makan..? Yang membuat setiap lelaki meninggalkan aku dengan amarah tak terbendung..? Yang membuat setiap teman mendendam..? Apa iya.?? Aku hanya tungku.. Tanpa arang..??
Menyatukan perbedaan..? Perbedaan untuk menutupi.. Secepat apapun kau dapat bermain piano sonata, kau hanya akan mendengar suara tiap" not berhimpit.. Saat kau pelankan.. Menjadi beberapa persen dari kecepatan maksimal.. Menjadi normal.. Kau akan merasakan hangatnya suara" not" balok itu dimainkan..
Menangis.. Tak akan ada gunanya... Sedih ini.. Aku yang tanggung.. Aku hanya ingin menjadi anak yang mengerti perasaan orang lain.. Aku hanya tak ingin menyakiti hati orang lain.. Tapi aku selalu menyakiti..
Apa aku hanya seorang mayat hidup yang sebenarnya arwahnya telah tertelan ombak di pantai..??
Saturday, July 30, 2011
Mati..
Posted by Asha at 8:24 AM
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 comments:
Post a Comment