pagi" dibangunkan dengan segala alarm ayah yang berdentang seperti lonceng dan segala macam bunyi aneh laennya...
pergi ke sekolah dengan terkantuk dan lupa bawa uang serta hp hy di charge... rasa kantuk yang mengambil alih duniaku ini mulai merembet tetapi ada cahaya yang membangunkanku.. ahh... di tengah perjalanan, hp berbunyi, berdentang, bunyi kereta datang... dengan tergesa" membuka hp dengan password yang mungkin anak tk pun dapat membukannya.. rasanya, kelopak mataku seberat 1 ton barbel yang diberi lem super di kelopaknya..
dengan terpaksa dan menyeret kaki, memasuki sekolah dan duduk dengan sabar... curhat yang terlontar.. dan segala pertanyaan dan keresahan hati... aku takut... aku takut dengan deja vu... seprti rasa penyesalan yang harusnya tidak kulalukan,, harus ku basmi... harus ku sesali...
rasa yang aneh membuatku merasakan penderitaan semua orang... membuatku memikirkan segala yang ada di benakku, membuatku memikirkan yang seharusnya tidak ku pikirkan... bukan sesuatu yang penting tetapi terbersit...
perasaan penyesalan yang tidak seimbang... membuatku gila... membuatku tidak waras... itulah yang terjadi kepadaku... aku hanya ingin penyelesaiannya aja... melanjutkan pelajaran selanjutnya dengan waswas... dan istirahat dengan berjalan ke belakang sekolah.. ingin rasanya ku tebas ruangan ini dengan pedang...
pelajaran terakhir kuisi dengan pelajaran psikologi, agama dan negara serta segala sesuatu tentang dunia maupun alam bawah sadar yang membuatku berpikir bahwa itu juga "Deja vu"... rasanya sakit... sakit... sakit yang membuat roh dan arwahku tak bisa bergerak dengan bebas... nyawaku... seperti, nyawaku terancam...
tak ingin ku rasakan itu kembali, aku pulang dan tak mau membicarakan ini semua... pulang dengan sabar dan tenang, menjejerkan hp dengan rapih dan tak ingin mengingat masalah demi masalah..
memasuki rumah dan menyapa ibu dengan ramah... memeluknya dan merasakan kehangatan itu... makan siang, dan pergi ke kantor... ada acara lagi... merasakan sesuatu yang ganjal.... tapi kubiarkan... tak lama kemudian,.. sesuatu... sms... yang masuk ke hp... membuatku tersiksa sampai ke ubun"... ku cari gelas air dan ku remukkan beberapa botol... lalu ku cari pelampiasan dan ber contact dengan kaik steffany... membuatku depresi... sesuatu kekerasan... itu yang terjadi...
bukankah seharusnya sudah musnah dari dunia ini? bukankah seharusnya sudah tidak ada..? kenapa itu harus terjadi? kepada orang yang kusayangi? sakit... hati ini sakit... meskipun tidak merasakannya langsung.. ingin aku meminta, tak tahu kemana, ingin aku marah, tak tahu pada siapa, ingin aku mati, tapi dilarang...
ingin musnah...
hanya ingin semua itu MUSNAH dari dunia ini... kekejaman...
kesakitan, strata, kekerasan... hanya ingin itu musnah..
hanya itu...
kembali ku tonton tv dan melihat tersangka kekerasan anak, reporter dan pembawa berita menyebut tersangka "manusia". seharusnya, bukan "manusia"... tetapi binatang jalang...
hanya ingin menyampaikan, bukan untuk menyindir...
Tuesday, May 10, 2011
Binatang Jalang
Posted by Asha at 4:06 AM
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 comments:
Post a Comment